Law

Beton prategang

Description
Beton prategang
Categories
Published
of 20
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
   A III SISTEM PEMBERIAN GAYA PRATEGANG Secara umum, sistem pemberian gaya prategang pada beton ada 2 metoda, yaitu :1.Pratarik (  pra - tension ), dimana tendon ditarik sebelum beton dicor 2.Pasca tarik (  post  - tension ), dimana tendon ditarik setelah beton dicor  III.1. METODA PRATARIK (PRA-TENSION) Pelaksanaan pemberian prategang dengan cara pratarik (pre- tension ) didefinisikan dengan memberikan prategang pada beton dimana tendon ditarik untuk ditegangkan sebelum dilakukan pengecoran adukan beton ke dalam bekisting yang telah disiapkan. Pelaksanaan cara pratarik ini, umumnya dilakukan pada suatu tempat khusus di lapangan pencetakan ( casting yard  ). dapun langkah-langkah pelaksanaannya adalah sebagai berikut :1.Pertama-tama tendon dipasang meman!ang di antara dua !angkar di tempat pengecoran mengikuti pola tertentu sesuai dengan perhitungan seperti yang terlihat pada "ambar ###.1.a. $endon tersebut kemudian ditarik hingga mencapai nilai tegangan tarik ( f  si  ) tidak lebih besar dari %&' kuat tarik ultimitnya ( f   pu ) dan tidak lebih dari ' kuat lelehnya ( f   py  ). *emudian, tendon dalam keadaan tertarik tersebut di angkur kuat-kuat pada kedua u!ungnya sedemikian rupa sehingga gaya tarik tetap tertahan pada tendon tersebut. 2.pabila bekisting belum dipasang di tempatnya, segera dipasang mengitari beton sesuai dengan bentuk komponen yang direncanakan. *emudian, dilakukan pengecoran adukan beton ke dalam bekisting berisi tendon dalam keadaan tertarik dan dilan!utkan dengan peker!aan pera+atan pengerasan beton. alam pelaksanaannya harus disertai upaya pengendalian keamanan dan kualitas peker!aan mengingat resiko bahaya kecelakaan yang dihadapi, termasuk pelaksanaan pera+atan pengerasan beton yang harus di!aga sebaik mungkin, Pusat Pengembangan ahan !ar - / Ria Catur Yulianti ST.MTBETON PRATEGANG  sedemikian rupa sehingga didapat hasil akhir berupa beton mutu tinggi yang melekat dengan baik pada tendon yang sudah ditegangkan (ditarik). 0ihat "ambar ###.1.b.pabila beton telah mencapai kekerasan dan kekuatan ' c   f    tertentu, yang memerlukan +aktu  2 !am, tendon dipotong di tempat pen!angkarannya. *arena tendon terekat kuat dengan beton, maka seketika setelah dipotong atau dilepas pada angkurnya akan ter!adi pelimpahan gaya prategang tinggi ( T  o ) kepada beton, seperti tampak pada "ambar ###.1.c. "aya prategang mengakibatkan beton cenderung memendek apabila letak tendon sentris terhadap penampang, atau melengkung akibat desakan apabila letak tendon tidak sentris. $egangan-tegangan yang timbul sesaat setelah tendon dipotong dari angkurnya disebut sebagai tegangan pada saat transfer (pelimpahan tegangan). engan diputusnya tendon dan berlangsung pelimpahan tegangan, beban mati (berat sendiri) diperhitungkan beker!a serentak bersamaan dengan gaya prategang. *eadaan tersebut diilustrasikan pada "ambar ###.1.d yang merupakan keadaan tegangan paling kritis yang timbul sesaat setelah berlangsung pelimpahan, tetapi sebelum ter!adi kehilangan gaya prategang. ntuk keadaan bersifat sementara ini, S3#-4 memberikan batasan tegangan tarik di bagian atas balok tidak melampui ' 41 ci   f   (sekitar 4' kuat tarik) dan tegangan tekan di bagian tepi ba+ah tidak melebihi ' 6.0 ci   f   . pabila tegangan tarik terhitung melampui nilai tersebut, harus dipasang tulangan tambahan (nonprategang atau prategang) di daerah tarik untuk memikul gaya tarik total dalam beton yang dihitung berdasarkan asumsi penampang utuh..Setelah cukup kuat dan sesuai persyaratan, komponen prategang dapat dilepas dan diangkat dari cetakannya untuk dipindahkan ke lapangan penyimpanan sehingga tempat pencetakan dapat dipakai untuk proses prategang berikutnya. a.Tendn ditari! di antara dua an"!ur  Pusat Pengembangan ahan !ar - / Ria Catur Yulianti ST.MTBETON PRATEGANG  #.Be!i$tin" di%a$an" dan adu!an #etn di&r di dala'na&.Tendn di%tn" dan "aa te!an dili'%a!an !e%ada #etnd.K'#ina$i #e#an 'ati dan %rate"an"e.K'#ina$i #e#an 'ati* #e#an idu%* $etela !eilan"an "aa %rate"an"Ga'#ar III.1. K'%nen Stru!tur Pratari! Setelah proses hilangnya gaya prategang berlangsung ("ambar ###.1.e), pada tahap pelayanan beban ker!a tersusun suatu kombinasi beban mati, beban hidup dan Pusat Pengembangan ahan !ar - / Ria Catur Yulianti ST.MTBETON PRATEGANG  gaya prategang. S3#-4 memberikan batasan tegangan tarik pada bagian tepi ba+ah balok tidak boleh melebihi ' 21 c   f   , sedangkan tegangan tekan pada bagian tepi atas tidak melebihi ' 45.0 c   f   . 3ilai tegangan tarik i!in tersebut diambil hanya sedikit di ba+ah nilai modulus runtuh beton normal, yaitu ' 7.0 cr   f    f    = , karena kemungkinan bahaya retak atau tekuk secara tiba-tiba di daerah tersebut hanya kecil karena umumnya posisi tendon berada di dekat serat ba+ah. III.+. METODA PASCA TARIK (POST-TENSION) Pelaksanaan pemberian prategang dengan cara pasca tarik (  post  - tension ) didefinisikan sebagai cara memberikan prategang pada beton, dimana tendon baru ditarik setelah betonnya dicetak terlebih dahulu dan mempunyai cukup kekerasan untuk menahan tegangan sesuai dengan yang dinginkan. dapun langkah-langkah pelaksanaannya adalah sebagai berikut :1.ekisting beton dipasang di tempat yang sesuai dengan rencana letak komponen struktur dengan sekaligus dipasangi pipa selongsong lentur yang dibuat dari plastik atau metal, yang akan menyelubungi tendon. Pipa selongsong tendon diletakkan di dalam bekisting dengan posisinya diatur dan ditahan untuk membentuk pola tertentu sesuai dengan momen perla+anan yang direncanakan. 2.*emudian adukan beton dicor ke dalam bekisting dengan men!aga agar pipa selongsong tendon tetap kokoh pada posisinya dan tidak kemasukan adukan, kemudian dilakukan pera+atan pengerasan beton secukupnya sampai mencapai kekuatan tertentu..Selan!utnya, tendon dimasukkan ke dalam pipa selongsong yang sudah disiapkan ke dalam beton. Pada cara lain, ada !uga yang menempatkan pipa selongsong lengkap dengan tendon di dalam bekisting sebelum dilakukan pengecoran adukan beton..$endon ditarik dengan menggunakan  jacking di satu u!ung dan angkur mati atau plat penahan pada u!ung lainnya. *adang-kadang angkur mati atau plat penahan sudah disiapkan dipasang tertanam pada u!ung komponen. Pusat Pengembangan ahan !ar - / Ria Catur Yulianti ST.MTBETON PRATEGANG  5ungsi angkur digabungkan dengan cara-cara yang mencengkram tendon agar tidak ter!adi slip (penggelinciran) dalam rangka upaya agar beban atau tegangan tarikan tetap bertahan pada tendon.Pada saat penarikan tendon, sudah ter!adi kehilangan gaya prategang berupa : perpendekan elastis, kehilangan tegangan akibat gesekan dan sebagian momen beban mati sudah beker!a sebagai dampak dari posisi lengkung tendon. engan demikian, gaya  jacking harus sudah memperhitungkan hal-hal yang menyangkut kehilangan tegangan tersebut. Pembatasan tegangan-tegangan i!in pada tahap-tahap pelimpahan dan pelayanan diambil sama dengan yang diberikan untuk cara pra tarik&.pabila digunakan tendon bonded  , terutama pada lingkungan korosif, ruang kosong di dalam pipa selongsong yang mengelilingi tendon, harus diisi penuh pasta semen dengan cara disuntikkan ( grouting  ) setelah tendon ditarik atau sebelum beban hidup beker!a. pabila demikian halnya, maka tegangan akibat beban hidup dihitung berdasarkan penampang transformasi seperti yang dilakukan pada cara pra tarik. $etapi ada !uga tendon yang tetap dibiarkan unbonded   tanpa penyuntikan pasta semen, tegantung pada kebutuhan untuk perlindungan tendon dan perhitungan ekonomi. ntuk keadaan demikian, gaya prategang hanya diperhitungkan beker!a terhadap penampang betonnya sa!a (bukan penampang transformasi) paling tidak sampai tercapainya keadaan seperti pada "ambar ###.1.d.6.munya angkur u!ung setelah dikunci (dimatikan) perlu ditutupi atau dilindungi dengan lapis pelindung. Pusat Pengembangan ahan !ar - / Ria Catur Yulianti ST.MTBETON PRATEGANG
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x