Articles & News Stories

02._NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Description
Download 02._NASKAH_PUBLIKASI.pdf
Published
of 15
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
    PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN MODALITAS  INFRA RED (IR), TENS  DAN TERAPI LATIHAN PADA KASUS CERVICAL ROOT SYNDROME DEXTRA  DI RST DR. SOEDJONO MAGELANG NASKAH PUBLIKASI Disusun Oleh : HERMAWAN ADI SUSANTO J 100 1000 072 PROGRAM STUDI DIII FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013      PENGESAHAN NASKAH PUBLIKASI PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN MODALITAS  INFRA RED (IR), TENS  DAN TERAPI LATIHAN PADA KASUS   CERVICAL ROOT SYNDROME   Telah disetujui oleh : Pembimbing Utama Sugiono, SST. FT PROGRAM STUDI DIII FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013      PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN MODALITAS INFRA RED (IR), TENS DAN TERAPI LATIHAN PADA KASUS CERVICAL ROOT SYNDROME DEXTRA DI RST DR. SOEDJONO MAGELANG ( Hermawan Adi Susanto, 2013, 62 halaman ) ABSTRACT Background.  Problem Cervical root syndrome  is a collection of symptoms that arise due to a disturbance in the neck area resulting in pressure and irritation on the cervical nerve roots. The symptoms include pain occurs in the muscles spasm sensibility disturbances in postural disorders dermatome segment terjadi due to avoiding pain and positioning on chronic conditions arising in the region of muscle contractures cervical.untuk know how big the problems that arise such checks need to be done for the pain VAS decreased scope joint motion with Goneometry. In addressing the issue exercise modalities can be obtained to a decrease pain and increase range of motion improved functional ability Objective.  to improve the knowledge and ability to learn, identify  problems, analyze and take a conclusion about the condition of Cervical Root Syndrome using the case study method with the implementation of the therapy six times. Result.  Outcome after therapy conducted over six times is as follows: the VAS pain: pain motion Tl = 7 into T6 = 2, tenderness pain T1 = 4 into T6 = 2 range of motion in flexion and extension movements goneometry T1 = S: 25 ° - 0 ° - 25 ° to T6 = S: 30 ° - 0 ° - 30 laterofleksi dextra and laterofleksi the left T1 = F: 30 ° - 0 ° - 30 ° to T6 = R: F: 35 ° - 0 ° - 35 ° rotation dextra and rotation of the left T1 = R: 45 ° -0 ° -30 ° to T6 = R: 45 ° - 0 ° - 40 ° spasm T1 = T2 = still extant T4 = T3 = reduced reduced T5 = T6 = no there. Conclusion.  Modalities  Infra Red (IR) Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS)  and  Exercise Therapy  on Cervical Root Syndrome  is that disruption of functional activity can handle. Advice on these cases should be medicine to obtain perfect results physiotherapy should be able to establish good cooperation with the patient and the medical side and there should be further research to find out what modalities are most influential among the modalities that have been implemented under the conditions of Cervical Root Syndrome . iii    PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN MODALITAS INFRA RED (IR), TENS DAN TERAPI LATIHAN PADA KASUS CERVICAL ROOT SYNDROME DEXTRA DI RST DR. SOEDJONO MAGELANG ( Hermawan Adi Susanto, 2013, 62 halaman ) ABSTRAK Latar belakang  masalah Cervical root syndrome  adalah kumpulan dari gejala-gejala yang timbul akibat adanya gangguan di daerah leher yang mengakibatkan tekanan dan iritasi pada akar saraf cervical.  Gejala tersebut berupa nyeri terjadi spasme pada ototgangguan sensibilitas pada segmen dermatom gangguan postural yang terrjadi akibat menghindari posisi yang nyeri dan pada kondisi kronis timbul kontraktur otot pada regio cervical .untuk mengetahui seberapa besar permasalahan yang timbul perlu dilakukan pemeriksaanmisalnya untuk nyeri dengan VAS penurunan lingkup gerak sendi dengan Goneometry.  Dalam mengatasi permasalahan tersebut modalitas terapi latihan dapat diperoleh adanya penurunan nyeri peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional Tujuan  penelitian karya tulis ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mempelajari, mengidentifikasi masalah-masalah, menganalisa dan mengambil suatu kesimpulan tentang kondisi Cervical Root Syndrome menggunakan metode studi kasus dengan pelaksanaan terapi sebanyak enam kali. Hasil  setelah dilaksanakan terapi selama enam kali adalah sebagai berikut : nyeri dengan VAS : nyeri gerak Tl=7 menjadi T6=2 nyeri tekan T1=4 menjadi T6=2 lingkup gerak sendi dengan goneometry gerakan  fleksi dan ekstensi  T1 = S : 25°- 0°- 25° menjadi T6 = S : 30°- 0°- 30 laterofleksidextra dan laterofleksisinistra  T1=F: 30°- 0°- 30° menjadi T6=R : F : 35°- 0°- 35° rotasidextra dan rotasisinistra  T1=R : 45°-0°-30°menjadi T6= R : 45°- 0°- 40° spasme T1= masih ada T2= masih ada T3= berkurang T4= berkurang T5= tidak ada T6= tidak ada. Manfaat  yang didapat darimodalitas  Infra Red   (IR) Transcutaneus  Electrical Nerve Stimulation  (TENS) dan Terapi Latihan pada Cervical Root Syndrome  yaitu bahwa gangguan aktivitas fungsional dapat di tangani. Saran pada kasus ini sebaiknya pengobatan untuk memperoleh hasil yang sempurna fisioterapi hendaknya dapat membina kerjasama yang baik dengan pasien dan  pihak medis serta perlu diadakan penelitian lanjutan untuk mengetahui modalitas apa yang paling berpengaruh diantara modalitas yang telah diterapkan tersebut dibawah pada kondisi Cervical Root Syndrome.  Kata kunci : Cervical Root Syndrome, Infra red, Tens  dan Terapi Latihan   iv
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks